by

Dewan Provinsi Jabar Asyanti: Segera Rapat Komisi, Dugaan Pungli Kepsek SMAN 2 Cileungsi

BOGORONLINE.com-CILEUNGSI

Mendengar kabar adanya dugaan Pungutan liar (Pungli) di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Cileungsi oleh oknum Kepala Sekolah (Kepsek). Maka Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat (Jabar) Asyanti Rozana Thalib mengatakan, pihaknya segera membahas persoalan di atas dalam rapat komisi, yang memang ranahnya SMA ada pada tingkat Provinsi.

“Apalagi untuk sekolah negeri dari pemerintah memang sudah ada dananya sendiri,” ujar perempuan dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu saat dihubungi bogorOnline.com Jumat (27/11/20).

Asyanti menambahkan, memang bila dilihat dari surat yang dibuat oleh Kepsek tidak disebutkan nominal berapa dan sukarela. Apalagi pihaknya juga belum mengetahui secara mendetail persoalan pungutan tersebut yang segar dibahas dalam rapat komisi.

“Maka kita harus tahu dulu persoalan dari sekolah tersebut,” tambahnya.

Sebelumnya, Miris saat masa Pandemi Covid-19 melanda Bumi Tegar Beriman yang seluruh sekolahnya menggunakan metode belajar dalam jaringan (Daring). Malah muncul Dugaan adanya Pungutan Liar alias Pungli oleh pihak Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Cileungsi. Dugaan tersebut terlihat jelas dari surat permintaan anggaran yang lengkap, dengan kop dan tanda tangan dan cap Kepala Sekolah (Kepsek) bernama Dedy Kusniady.

Menurut salah satu orang tua siswa yang enggan disebutkan namanya mengaku, dia mendapatkan surat edaran dari Sekolah terkait permintaan biaya untuk operasional sekolah. Padahal, kegiatan mengajar yang dilakukan saat ini hanya menggunakan sistem Daring. Artinya untuk kegiatan mengajar tidak dilakukan di lingkungan sekolah.

“Awalnya kami orang tua siswa diundang untuk menghadiri rapat di sekolah, selesai rapat kami di beri surat yang isinya permintaan biaya untuk operasional sekolah,” terangnya, Rabu (25/11/20).

Terpisah saat awak media mencoba menanyakan perihal dugaan Pungli diatas yang secara langsung ke pihak sekolah, Jamaludin sebagai Satpam
SMAN 2 Cileungsi, mengaku tidak ada siapapun disekolah.

“Sekolah hari ini kosong, tidak ada siapa-siapa, nanti saja balik lagi,” ujarnya.(rul)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed