by

Tiga Kali Beraksi, Tim Kujang Ringkus Kawanan Pencuri Spesialis Kafe dan Toko

BOGORONLINE.com, Tanah Sareal – Tim Kujang Polresta Bogor Kota meringkus kawanan pencuri spesialis kafe dan toko di wilayah hukumnya. Dalam aksinya, pelaku mempunyai perannya masing-masing.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan, kasus pencurian terungkap dari hasil rekaman kamera pengintai di kafe Harra yang viral di media sosial.

“Tim Kujang mengungkap pencurian di kafe Harra dari rekaman CCTV yang viral. Kami berhasil melakukan penangkapan terhadap tersangka,” kata Kapolresta saat rilis di kafe Harra, Jalan Ahmad Yani, Tanah Sareal, Senin (22/3/2021).

Pelaku yang ditangkap berjumlah enam orang dengan satu diantaranya adalah pelaku utama berinisial KL. Sementara lima pelaku lain, berinisial AR, RS, R, R dan S.

Dari tangan para pelaku, polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti berupa 3 obeng, 1 kunci pas, 2 kunci leter T, 2 handphone dan 1 motor. Selain itu, polisi menyita barang bukti hasil pencurian di kafe Harra, yakni dua televisi.

Lebih lanjut Susatyo mengatakan, para pelaku ditangkap kemarin di lokasi berbeda, setelah tiga hari dari kejadian di kafe Harra pada 18 Maret 2021.

“Tadi malam, mereka kami tangkap ketika akan melakukan aksinya. Jadi setelah tiga hari mereka sudah bersiap melakukan aksi berikutnya,” papar Susatyo.

Dalam melancarkan aksinya, lanjut Susatyo, pelaku mempunyai perannya masing-masing. Ada yang berperan memonitor, juga eksekutor di lokasi kejadian.

“Jadi dua atau tiga orang bertugas mengawasi di luar tempat target, apakah itu kafe ataupun toko. Satu orang masuk dengan cara mencongkel pintu. Kemudian mengambil barang-barang di lokasi,” terangnya.

Pihaknya masih terus melakukan pengembangan terhadap kasus tersebut. Sejauh ini, sambung Kapolresta, pelaku mengaku baru tiga kali melakukan aksinya baik di kota dan kabupaten Bogor.

“Saat ini baru tiga TKP. Di kafe Harra, di kios handphone dengan mengambil 30 charge, juga sejumlah kosmetik yang diambil di toko kosmetik,” kata Susatyo.

Ia juga menegaskan akan mendalami lebih lanjut berkaitan barang bukti senjata tajam, apakah pelaku menggunakan kekerasan juga saat melancarkan aksinya.

“Untuk hasilnya dijual kembali. Tapi belum sempat dijual berhasil kami lakukan penangkapan,” imbuh Susatyo.

Akibat perbuatannya, para pelaku terancam hukuman sembilan tahun penjara dengan sangkaan melanggar Pasal 363 KUHP.

Di kesempatan itu, Kapolresta melaksanakan penyerahan dua televisi kepada pemilik kafe Harra, Rikardo. Ia juga mengimbau kepada masyarakat terutama pemilik tempat usaha untuk lebih waspada, sehingga hal serupa tidak kembali terjadi di Kota Bogor. (Hrs)

ARTIKEL REKOMENDASI

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *