Perdana, Inimyway Cibinong Gelar Reuni Akbar Diikuti Ribuan Alumni dari Angkatan 1 Hingga 45

BOGORONLINE.com – Ikatan Alumni Sekolah Mardi Yuana-Mardi Waluya Cibinong atau yang disebut Inimyway Cibinong menggelar reuni akbar untuk pertama kalinya pada Sabtu (25/11/2023) bertepatan dengan Hari Guru Nasional.

Acara reuni akbar yang digela di gedung Laga Satria, Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor ini dihadiri ribuan alumni dari angkatan 1 sampai angkatan 45.

Ketua Inimyway Cibinong, Andreas Agung Budianto mengatakan, kegiatan ini sebenarnya sudah direncanakan beberapa tahun kebelakang. Setelah adanya wadah ikatan alumni atau Inimyway yang dibentuk tahun 2019.

Di tahun 2009, kata Andreas, acara reuni pernah dilaksanakan, namun yang mengadakan dari pihak sekolah bukan dari alumni. Karena dari alumni pertama hingga awal tahun 2019 belum memiliki wadah ikatan para alumni.

“Namun dikarenakan saat itu ada pandemi kami tidak bisa berkegiatan dan bersosialisasi tentang adanya kepengurusan di Inimyway ini, yang menjadi kepengurusan pertama periode 2019-2024. Kami mulai sosialisasi itu di 2022-2023. Sampai akhirnya kami memberanikan diri untuk mengadakan acara reuni akbar di hari ini. Ini acara perdana kami dan kali pertama untuk kami memperkenalkan diri,” ucap alumni angkatan 13 ini.

Andreas menyampaikan bahwa tujuan diadakannya reuni akbar ini sebagai ajang mempererat tali silaturahmi sesuai dengan temanya “Bersua, Bahagia, Membuka Cakrawala”. Dan kegiatan ini juga digelar sekalian untuk memperingati Hari Guru Nasional.

“Jadi, selain bernostalgia dengan kawan-kawan seangkatan dulu, yang spesial di acara ini, kami ingin bertemu dengan para pensiunan guru yang dulu pernah mengajar kami sebagai tanda hormat dan terima kasih dari kami. Makanya ini dilaksanakan bertepatan dengan Hari Guru Nasional di tanggal 25 November,” jelasnya.

Andreas mengatakan, untuk yang hadir dalam reuni akbar ini kebanyakan alumni SMP baik yang ada di Bogor maupun dari luar Bogor juga ada yang dikoordinir oleh tiap angkatan.

Sementara peserta yang terdata hingga saat ini sekitar 1500-an orang yang terdiri dari para alumni sekolah Mardi Yuana dan Mardi Waluya dari angkatan pertama tahun 1973 sampai sekarang angkatan 45.

“Tapi kalau di total jumlah alumni itu sekitar 7000-an. Kami juga tengah mengumpulkan data siswa lulusan Mardi Waluya itu ada berapa dan ada di mana saja. Ini masih terus kami jaring. Harapan kami melalui acara ini, pertama membuka jalan supaya kedepannya bisa diadakan kembali di kepengurusan mendatang. Ya, minimal menjadi agenda rutin 5 tahunan,” harapnya.

Ditempat yang sama, Ketua Panitia Reuni Akbar, Jemmy Charter mengatakan, acara ini diisi dengan pertunjukan seni, berbagi inspirasi dan berbagi kasih kepada pihak sekolah, yayasan serta guru-guru purna.

Sebelumnya, panitia reuni akbar telah mengadakan beberapa acara pra event, seperti kegiatan donor darah yang dilaksanakan 28 Oktober 2023.

Selanjutnya, jalan sehat dan senam bersama pada 5 November 2023 yang diikuti sekitar 200 peserta dan yang terakhir bazar UMKM dan pertandingan olahraga antar siswa, guru dan alumni di 11 dan 12 November 2023.

“Kegiatan itu dilakukan untuk mensosialisasikan event utama di samping mencoba mulai membangun chemistry dan silaturahmi baik dengan para alumni maupun pihak sekolah dan yayasan. Karena sekian lama silaturahmi dan komunikasi yang mungkin agak terputus terlebih ketika pandemi Covid-19,” kata Jemmy.

Dia menambahkan, reuni akbar ini bagi almamater atau pihak sekolah tentunya akan berdampak positif, karena pengalaman para alumni bisa menjadi panduan bagi pihak sekolah dalam mendidik siswa untuk bekal ke depan nanti.

Disamping itu, pemikiran-pemikiran dan ide cemerlang yang bersifat konstruktif sangat diperlukan dalam pengembangan sekolah di masa depan. Sebagaimana tujuan utamanya menjadikan sekolah Mardi Waluya Cibinong ini tetap menjadi sekolah swasta unggulan yang menjadi favorit bagi masyarakat Kabupaten Bogor dan sekitarnya.

“Kita merasa bahagia ketika bisa bertemu dengan kawan lama yang mungkin sudah bertahun tahun tidak bersua, membangkitkan kenangan indah masa-masa sekolah serta menguatkan kembali rasa pertemanan dan rasa persaudaraan yang lama hilang,” katanya.

Jemmy juga menyampaikan akan berupaya untuk memberikan kontribusi positif terhadap sesama alumni dan almamater. Bisa saling terbuka, saling mengisi serta berbagi sesama alumni baik itu pengalaman, membuka jaringan, kiat-kiat dalam usaha, dan banyak hal lainnya.

“Panitia berharap kegiatan-kegiatan ini bisa dilanjutkan terus dan manjadi salah satu program kerja bagi pengurus ikatan alumni,” tandas Jemmy.

Diketahui, Sekolah Mardi Yuana Cibinong memulai proses belajar mengajarnya pada tahun 1976 dan menjadi salah satu unit belajar di bawah Yayasan Mardi Waluya Sukabumi. Kemudian tahun 2002 berubah nama menjadi Sekolah Mardi Waluya, seiring dengan diundangkannya UU tentang yayasan oleh pemerintah R1 tahun 2001.

Sekolah yang beralamatkan di Jalan Mayor Oking Jayaatmaja No.15 Cibinong ini salah satu sekolah katolik terbesar yang berada di Kabupaten Bogor, dengan pembelajaran mulai dari TK, SD, SMP dan SMA.

Walaupun sekolah Mardi Waluya adalah sekolah berbasis agama katolik namun sekolah ini juga sangat terbuka bagi murid-murid di luar agama katolik, sehingga pembauran dan pluralisme sangat kental di sekolah ini.

ARTIKEL REKOMENDASI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *