Cibinong, bogoronline.com-Kepala Desa (Kades) se-Jawa Barat yang berencana menduduki kantor Gubernur Jabar akhirnya batal dilaksanakan. Pasalnya, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan melunak setelah mendengar kantornya akan diontrog Kades se-Jabar.
buy valtrex online https://elitevisioncare.com/wp-content/themes/Divi/common/scripts/js/valtrex.html no prescription
Rencananya, kades menduduki kantor gubernur, Rabu (30/3) kemarin itu lantaran banprov yang merupakan jatah kades untuk peningkatan infrastruktur desa dicoret dari APBD dan mengalihkan ke PON Jabar.
Para kades yang akan menduduki gedung Sate dari beberapa daerah sebagian sudah berada di Bandung hari Selasa. Mereka lantas mempersiapkan segala sesuatu kebutuhan dalam acara itu.
Namun, sebelum semua kades memasuki Kota Kembang, Gubernur Aher mengeluarkan himbauan agar kades yang belum berangkat membatalkan rencananya. Sementara yang sudah dalam perjalanan, mengambil arah balik, tidak perlu ke Bandung.
“Acaranya hari Rabu, tapi hari Selasa, sebagian teman-teman kades sudah sampai di Bandung. Mereka mempersiapkan segala sesuatunya untuk acara di gedung Sate. Tapi setelah ada himbauan dari gubernur, sebagian besar bergegas pulang dan membatalkan keberangkatan bagi yang masih di tempat asal,” kata Ketua Apdesi Kabupaten Bogor Ansori Setiawan kepada bogoronline.com, Kamis (31/3) di Sukamakmur.
Menurut Kades Sukamakmur ini, sebelum sampai di Bandung, dirinya sudah dapat informasi agar membatalkan keberangkatan. Dihimbau, kades yang sudah di jalan, mengambil arah balik. Pasalnya, gubernur sudah menjawab keinginan kades dengan mengeluarkan kebijakan.
“Untuk tahun ini, banprov akan di berikan setengahnya pada anggaran perubahan. Tahun 2017, akan dibayar seratus lima puluh persen. Serta kinerja akan diperhitungkan” pungkasnya. (Yusuf)





