Pemerintah Motarium Pemekaran, Nasib Bobar Makin Tak Jelas

Cibinong, bogoronline.com –

Pembentukan Daerah otonomi baru (DOB) Kabupaten Bogor nampaknya semakin jauh dapat terwujud. Pasalnya, Pemerintah Pusat telah mengeluarkan moratorium seiring memburuknya ekonomi dunia yang berimbas pada tatanan keuangan Indonesia.

memaksa pemerintah mengeluarkan moratorium untuk pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB), termasuk pemekaran Kabupaten Bogor Barat

Ketua DPR RI, Ade Komarudin mengungkapkan, moratorium DOB baru akan dicabut jika keuangan Indonesia membaik. Namun, politisi Golkar itu tak memiliki bayangan harus sampai kapan menunggu kondisi perekonomian Indonesia membaik kembali.

“Saat ini sedang moratorium, karena imbas dari memburuknya perekonomian dunia yang berimbas pada Indonesia. Sekarang sih hanya tinggal menunggu waktu saja kapan moratorium itu dicabut,” ujarnya kepada wartawan di Bogor, kemarin.

Akom – sapaan akrabnya menyebut, secara administrasi, DOB Kabupaten Bogor Barat tak lagi ada masalah. “Administrasi sudah aman. Dengan jumlah penduduk Kabupaten Bogor yang mencapai 5,4 juta jiwa, pemekaran wilayah semakin relevan. Tapi sekarang harus menunggu dulu hingga kaungan kita (Indonesia) membaik,” tukasnya.

Sementara Bupati Bogor, mengaku tak bisa berbuat banyak, karena kebijakan pemekaran dan pembentukan daerah otonomi baru merupakan kewenangan pemerintah pusat. Namun, ia mengungkapkan telah mempersiapkan segala hal untuk pemekaran Kabupaten Bogor Barat.

“Kan yang mengesahkan tetap pemerintah pusat. Seperti yang diungkapkan Ketua DPR RI, kita hanya menunggu keputusan pusat. Tapi, segala persiapan mulai dari pemetaan wilayah hingga penyediaan pegawai pemerintahan sudah kami siapkan,” tandasnya (ful)

Comments




Leave a Reply

Your email address will not be published.