PUBLIKASI KINERJA TRIWULAN II BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH ( BPBD ) KABUPATEN BOGOR

 bpbd pemda


 
PUBLIKASI KINERJA

TRIWULAN II

BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH ( BPBD ) KABUPATEN BOGOR

TAHUN 2016

  

I. PROFIL BPBD

Terhitung mulai tanggal 11 Januari 2011 kepala BPBDBPBD Kabupaten Bogor mulai beroperasi yang ditandai dengan pelantikan pejabat struktural BPBD
Kabupaten Bogor mulai dari Eselon II, III dan IV . Berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Bogor Nomor 2 Tahun 2010 Tentang Pembentukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2015, tentang perubahan atas Perda Nomor 2 Tahun 2010 Tentang Pembentukan Badan Daerah dan Struktur Organisasi Tatalaksana Kinerja BPBD, BPBD merupakan perangkat daerah sebagai unsur pendukung penyelenggaraan pemerintahan daerah yang dipimpin oleh Kepala Badan yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Bupati. Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bogor mempunyai tugas :

 

  1. Menetapkan pedoman dan pengarahan terhadap usaha penanggulangan bencana yang mencakup pencegahan bencana, penanganan darurat, rehabilitasi, serta rekonstruksi secara adil dan setara;
  2. Menetapkan standarisasi serta kebutuhan penyelenggaraan penanggulangan bencana berdasarkan peraturan perundang-undangan;
  3. Menyusun, menetapkan dan menginformasikan peta rawan bencana;
  4. Menyusun dan menetapkan prosedur tetap penanganan bencana;
  5. Melaporkan penyelenggaraan penanggulangan bencana kepada bupati setiap bulan sekali dalam kondisi normal dan setiap saat dalam kondisi darurat bencana;
  6. Mengendalikan pengumpulan dan penyaluran uang, barang dan bantuan lainnya;
  7. Mempertanggungjawabkan penggunaan anggaran yang diterima dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah dan sumber anggaran lainnya yang sah dan tidak mengikat;
  8. Melaksanakan tugas lainnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

 

Dalam melaksanakan tugas tersebut di atas, BPBD mempunyai fungsi :

 

  1. Perumusan dan penetapan kebijakan penanggulan gan bencana dan penanganan pengungsi dengan bertindak cepat dan tepat, efektif dan efisien;
  2. Pengkoordinasian pelaksanaan kegiatan penanggulangan bencana secara terencana, terpadu dan menyeluruh.

Berdasarkan penjelasan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2010 , BPBD mempunyai fungsi koordinasi, komando dan pelaksana dalam penanggulangan bencana. Pada fungsi komando, BPBD melaksanakan penanggulangan bencana dengan pengerahan sumber daya manusia, peralatan, logistik dari Satuan Kerja Perangkat Daerah lainnya, instansi vertikal yang ada di daerah serta langkah-langkah lain yang diperlukan dalam rangka penanganan darurat bencana. Sedangkan pada fungsi pelaksana, BPBD melaksanakan penanggulangan bencana secara terkoordinasi dan terintegrasi dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah lainnya di daerah, instansi vertikal yang ada di daerah dengan memperhatikan kebijakan penyelenggaraan penanggulangan bencana dan ketentuan peraturan perundang-undangan.

II. Capaian Indikator Kinerja Kunci (IKK) BPBD Tahun 2016 Triwulan II

Indikator kinerja bisa dimaknai sebagai alat yang digunakan untuk mengukur pencapaian suatu target, baik dengan menggunakan ukuran kualitatif maupun ukuran kuantitatif. Dengan menggunakan indikator kinerja, suatu kinerja bisa dievaluasi apakah telah berhasil mencapai target yang telah ditentukan ataukah tidak.

Dari uraian diatas BPBD sendiri mempunyai Indikator Kinerja Kunci (IKK) yang harus di capai pada tahun 2016 ini, diantaranya adalah :

NOINDIKATORTARGETCAPAIAN
TRIWULAN I

2016

TRIWULAN II

2016

1Cakupan Pelayanan bencana kebakaran89 %0 %88 %
2Tingkat Waktu Tanggap (respone time rate) daerah layanan wilayah manajemen kebakaran (WMK)42 menit42.50 Menit

98.98 %

42.50 Menit

98.98 %

3Persentase Aparatur pemadam kebakaran yang memenuhi standar kualifikasi85 %0 %100 %
4Tertanganinya Korban Bencana Alam4.600 korban6.602 Korban

143.52 %

2397 Korban

52.10 %

5Jumlah Masyarakat/aparatur yang mendapatkan pelatihan penanggulangan bencana200 orang0 %0 %
6Cakupan Wilayah yang terkurangi risiko bencana13 %0 %0 %
7Terlaksananya kegiatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi di Daerah Bencana13%2.5 %2.5 %

III. Program Kegiatan BPBD Tahun 2016 Triwulan II

Pada tahun 2016 Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bogor mempunyai 7 program dan 62 Kegiatan yang terdiri dari 2 Program utama dan 5 Program pendukung, Program Utama Badan Penanggulangan Bencana Daerah di tahun 2016 antara lain :

  1. Program Peningkatan Kesiagaan dan Pencegahan Bahaya Kebakaran (6 kegiatan) dengan realisasi Capaian Sampai Dengan Triwulan II Tahun 2016 sebesar 37.92 % (Keuangan) dan 44.02 % (Kinerja);
  2. Program Pencegahan Dini dan Penanggulangan Korban Bencana Alam (22 kegiatan) dengan realisasi Capaian Sampai Dengan Triwulan II Tahun 2016 sebesar 34.22 % (Keuangan) dan 40.19 % (Kinerja).

Sedangkan Program Penunjang antara lain :

  1. Program Administrasi Perkantoran (14 kegiatan) dengan realisasi Capaian Sampai Dengan Triwulan II Tahun 2016 sebesar 29.86 % (Keuangan) dan 33.11 % (Kinerja);
  2. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur (9 kegiatan) dengan realisasi Capaian Sampai Dengan Triwulan II Tahun 2016 sebesar 1.12 % (Keuangan) dan 12.56 % (Kinerja);
  3. Program Peningkatan Disiplin Aparatur (2 kegiatan) dengan realisasi Capaian Sampai Dengan Triwulan II Tahun 2016 sebesar 61.92 % (Keuangan) dan 77.02 % (Kinerja);
  4. Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur (1 kegiatan) dengan realisasi Capaian Sampai Dengan Triwulan II Tahun 2016 sebesar 37.92 % (Keuangan) dan 44.02 % (Kinerja);
  5. Program Peningkatan Pengembangan Sistim Pelaporan capaian Kinerja dan Keuangan (9 kegiatan) dengan realisasi Capaian Sampai Dengan Triwulan II Tahun 2016 sebesar 36.95 % (Keuangan) dan 42.02 % (Kinerja). 

IV. Pelaksanaan Kegiatan di Tahun 2016 Triwulan II

Sampai dengan Triwulan II Tahun 2016 pelaksanaan kegiatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bogor secara umum telah berjalan sesuai dengan rencana yang ditetapkan dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) tahun 2016. Untuk Kegiatan yang menjadi Program utama dilaksanakan dalam bentuk kegiatan-kegiatan yang bersentuhan langsung dengan Masyarakat.

a. Penanganan Bencana Kebakaran :

Kejadian Kebakaran yang terjadi di Wilayah Kabupaten Bogor pada periode Triwulan II Tahun 2016 tercatat sebanyak 58 Kejadian Kebakaran dimana seluruh kejadian tersebut sudah dapat ditanggulangi tepat pada waktunya sehingga tidak terjadi korban jiwa dalam kejadian bencana tersebut.

 

b. Penanganan Kedaruratan Bencana :

Bencana Alam yang terjadi di Wilayah Kabupaten Bogor Selama periode Triwulan II Tahun 2016 Tercatat sebanyak 181 Kejadian terdiri dari Tanah Longsor 85 Kejadian, banjir 23 Kejadian, Angin Puting Beliung 33 Kejadian, dan Kejadian Lain – Lain 7 Kejadian, dari semua kejadian tersebut BPBD telah melakukan penanganan kedaruratan sebagaimana mestinya seperti pengiriman Logistik bagi Korban Bencana, Evakuasi Korban dan Puing, bahan material lainnya Akibat Bencana.

 

Berikut adalah rincian kejadian bencana di wilayah Kabupaten Bogor selama periode Triwulan II Tahun 2016

 

NO

JENIS BENCANA

KEJADIAN

TOTAL
TRIWULAN ITRIWULAN II

1

2

3

4

5 (3+4)

1Tanah Longsor

71

14

85

2Banjir

17

6

23

3Angin Kencang

25

8

33

4Lain – Lain

5

2

7

JUMLAH TOTAL

127

54

181

Angka di Table dalam satuan Kejadian

 

c. Penanganan Pasca Banjir Di Desa Bojongkulur Kecamatan Gunungputri.

Desa Bojongkulur Kecamatan Gunungputri adalah salah satu daerah potensi banjir karena letaknya yang berdekatan dengan aliran sungai Cileungsi dan Sungai Cikeas yang dapat meluap apabila terjadi hujan dengan intensitas besar maupun sedang terutama wilayah perumahan Villa Nusa Indah, dan pada Bulan April 2016 telah terjadi Banjir yang mengenangi pemukiman warga hingga 1 meter dan Pasca Banjir tersebut meninggalkan material berupa lumpur hingga ketinggian 40cm dan Satgas Bencana BPBD melakukan evakuasi dan pembersihan lumpur dilokasi kejadian, berikut adalah foto kegiatan tersebut.

kegiatan

 

 

 

c. Sarana dan Prasarana BPBD :

Pada tahun 2016 ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bogor merencanakan penambahan 4 unit Tengki Air Bersih dan 1 Unit Mobil Pemadam Kebakaran 6.000 Lt., guna memperlancar dan mempercepat dalam melaksanakan tugasnya. Hingga saat ini pada periode Triwulan II Tahun 2016 Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bogor telah mempunyai sarana dan prasarana uang menunjang tugas – tugasnya, dengan rincian sebagain berikut :

 

NO

NAMA BARANG

JUMLAH

1Mobil Pemadam Kebakaran14Unit
2Kendaraan Roda 412Unit
3Kendaraan Roda 213Unit
4Mobil Komando2Unit
5Perahu Karet Bermesin8Unit
6Truk Evakuasi (TRC)1Unit
7Ambulance1Unit
8Tangki Ari Bersih1Unit
9Mobil Assessment1Unit
10Fire Jeep1Unit
11Truk Serbaguna1Unit

 

d.  Kegiatan Konstruksi Gedung Pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)

Pada Tahun Anggaran 2016 direncanakan BPBD membangun 3 (tiga) gedung yaitu Gedung Kantor BPBD yang terletak di Kelurahan Pakansari Kecamatan Cibinong dengan luas lahan ±9.200 M2, Gedung Pos Pemadam Kebakaran (POSDAM) di Kecamatan Ciawi dan Kecamatan  Leuwiliang.

a) GEDUNG KANTOR BPBD;

Bulan Mei 2016 telah ditentukan pemenang pada kegiatan pembangunan Gedung BPBD yang dilakukan proses lelang oleh Kantor Lelang Pengadaan barang dan Jasa (KLPBJ) Kabupaten Bogor, dan pada saat ini telah dilaksanakan tahap awal pembangunan yaitu cut and fill atau pemerataan lahan yang hendak dibangun sebagaimana terlihat pada gambar berikut :

gedung

b) GEDUNG POS PEMADAM KEBAKARAN (POSDAM) KECAMATAN LEUWILIANG;

Dalam rangka mendekatkan pelayanan kepada Masyarakat, BPBD melaksanakan kegiatan pembangunan Gedung Posdam di Wilayah Kecamatan Leuwiliang.  Tidak hanya gedung saja namun fasilitas sarana dan prasarana pun akan mulai ditingkatkan seperti kendaraan damkar yang ditempatkan akan ditingkatkan menjadi 2 (dua) unit tiap Posdam di Wilayah Kabupaten Bogor sesuai arahan Bupati bahwa pelayanan Publik harus diutamakan. Berikut adalah kondisi terkini dari Gedung Posdam Kecamatan Leuwiliang yang telah dilaksanakan Proses pembangunan 88%

damkar-pis

c) GEDUNG POS PEMADAM KEBAKARAN (POSDAM) KECAMATAN CIAWI.

Dalam rangka mendekatkan pelayanan kepada Masyarakat, BPBD melaksanakan kegiatan pembangunan Gedung Posdam di Wilayah Kecamatan Ciawi.  Tidak hanya gedung saja namun fasilitas sarana dan prasarana pun akan mulai ditingkatkan seperti kendaraan damkar yang ditempatkan akan ditingkatkan menjadi 2 (dua) unit tiap Posdam di Wilayah Kabupaten Bogor sesuai arahan Bupati bahwa pelayanan Publik harus diutamakan. Berikut adalah kondisi terkini dari Gedung Posdam Kecamatan Ciawi yang telah dilaksanakan Proses pembangunan. (*)

 

Comments




Leave a Reply

Your email address will not be published.