Sayaga Wisata Siapkan Paket Perjalanan Wisata Sekolah

Cibinong, Bogoronline.com – Geliat aktivitas bisnis di PT Sayaga Wisata di tahun 2016 ini memang berbeda dibandingkan tahun sebelumnya. Pasalnya setelah pencairan dana Penyertaan Modal Pemerintah (PMP) dari Pemkab Bogor sebesar Rp 10,4 miliar, direksi PT Sayaga Wisata seolah ingin membuktikan diri kepada dunia bahwa mereka mampu bekerja dan merealisasikan mimpi menjadikan pariwisata sebagai garda terdepan dalam memajukan masyarakat Kabupaten Bogor.

Salah satunya adalah Direktur Operasional PT Sayaga Wisata, Ivan Fadilla yang nampak bersemangat memaparkan petajalan perusahaan berplatmerah namun berstatus Perseroan Terbatas ini.

Saat ditemui Bogoronline.com di kantornya, Senin (13/6/2016) Ivan mengatakan sambil menunggu bisnis utama berjalan salahsatunya pendirian hotel, perusahaan sudah menjalankan bisnis perjalanan wisata dan telah bekerjasama dengan beberapa kantor pemerintah daerah selain Pemkab Bogor juga dengan beberapa instansi di Pemkot Bogor.

“Alhamdulillah perjalanan wisata sudah berjalan dan sekarang kita sedang siapkan turunan dari perjalanan wisata seperti study tour anak sekolah atau manasik haji,” kata Ivan.

Direksi yang paling nyentrik di PT Sayaga Wisata ini mengakui, bahwa bisnis perjalanan wisata bukanlah bisnis utama namun setidaknya ada bisnis yang dijalankan.

“Sebenarnya ini bukan mainbisnis kita tapi sebelum mainbisnis kita berjalan yang ini dijalanin dulu karena memang sesuai roadmap yang ada,” tutur pria 52 tahun yang tetap awet muda ini.

Lebih lanjut Ivan menjelaskan, sejumlah aset Pemkab Bogor juga mulai diserahkan untuk dikelola perusahaan.

“Seperti tempat pemandian air panas di Ciseeng yang kontraknya dengan swasta sudah habis dan kini tidak diperpanjang lalu diserahkan pengelolaannya ke PT Sayaga. Pengelolaan gedung kesenian juga diserahkan ke kita dan mulai diarahkan untuk wisata kuliner dan oleh-oleh khas Bogor,” jelas mantan Anggota DPRD Kabupaten Bogor ini.

Namun bagi lokasi pariwisata yang belum tergarap, lanjut Ivan, terus diinventarisasi agar suatu saat dapat dikelola secara profesional. Seperti Gua Gudawang, Gunung Pancar, Gunung Salak Endah yang di dalamya terdapat Curug Cigamea, Curug Ngumpet serta lokasi wanawisata lainnya.

“Khusus untuk lokasi wisata yang terlalu banyak pungutannya, kami sudah berkoordinasi dengan DPRD dan mereka mau bantu kami. Alhamdulillah,” tandas Ivan.n Herry Keating

Comments




Leave a Reply

Your email address will not be published.