Cibinong – bogoronline.com – Kerusakan jalan yang terjadi pada ruas Karadenan – Pomad dan Karadenan Nangewer, di Kecamatan Cibinong, yang mencapai 50 persen membuat jalan yang tak jauh dari pusat Pemerintahan Kabupaten Bogor itu berubah seperti kubangan kerbau, ketika hujan deras mengguyur.
Kerusakaan jalan itu, selain disebabkan lantaran lapisan aspal yang digunakan untuk menutup jalan tersebut sangat tipis, juga karena tak berfungsinya saluran air yang ada di kanan kiri jalan. Akibatnya saat hujan turun, air meluber kebadan jalan dan secara perlahan mengikis lapisan aspal hingga berubah jadi kubangan.
“Faktor utama yang membuat jalanan cepat rusak, karena saluran air di kanan kiri jalan tak berfungsi, karena mengalami pendangkalan, akibat tumpukan sampah dan endapan lumpur,” kata Lurah Karadenan Adhi Nugraha, kepada wartawan ditemui disela gotong royong membersihkan saluran air di Jalan Raya Karadenan – Pomad dan Karadenan – Nangewer, Minggu (17/07).
Gotong royong atau istilan orang Karadenen gorol melibatkan semua unsur, diantaranya Lurah, Babinsa, Babinmas serta seluruh RT yang ada di RW 07. “Gotong royong ini, kita jadikan momen untuk menggugah kesadaran warga khususnya mereka yang rumahnya berada di pinggir jalan, untuk sama-sama menjaga kebersihan selokan air dari sampah,” ujarnya.
Sebab kata Adhi, tugas memelihara dan merawat jalan bukanlah tanggung jawab Dinas Bina Marga dan Pengairan semata, tapi juga diperlukan peran serta masyarakat. “Jalan Karadenan – Pomad Insya Allah Agustus nanti diperbaiki permaneh dengan memakai beton bukan lagi aspal, agar kekuatanya bisa tahan lama,” terangnya.
Yanto, peserta gotong royong yang tinggal di RW 07 menambahkan, saluran air di kanan kiri Jalan Raya Karadenan – Pomad sebelumnya berfungsi normal. “Sebelumnya banyak toko, Jalan Karadenan – Pomad tak pernah digenangi air, kendati hujan lebat turun, karena saluran airnya masih berfungsi, tapi sejak banyaknya sampah dan endapan lumpur,” ungkapnya.
Kepala Unit Pelaksana Teknis Jalan dan Jembatan wilayah Cibinong Agus Sukwanto membenarkan, Jalan Karadenan – Pomad tahun ini mendapatkan alokasi anggaran perbaikan dalam APBD. “Sekarang masih proses lelang, Agustus nanti dipastikan perbaikan dilaksanakan dengan menggunakan beton,” tandasnya. (zah)





