Tidak Punya WC, Ratusan Sisw SDN 01 Dago Numpang BAB ke Masjid

PARUNGPANJANG – Ketersediaan sarana dan prasarana sekolah yang memadai, guna memberi kenyamanan dan keseriusan proses kegiatan belajar mengajar, tentu menjadi keinginan semua pihak. Namun, tidak demikian halnya yang terjadi di SDN Dago 01 Kecamatan Parungpanjang. Sejak 15 tahun sekolah tersebut digunakan, hingga saat ini belum mempunyai sarana kamar kecil untuk toilet dan WC. “kami sudah seringkali mengajukan dalam rapat musrenbang desa maupun kecamatan, namun hingga kini belum ada hasilnya,” ungkap Madroji, salah seorang guru di SDN Dago 01 kepada awak media, Rabu (15/3/2017).

Madroji menambahkan, selama ini jika ada guru atau staf sekolah yang ingin ke toilet atau ke WC, selalu menumpang di rumah komite sekolah. Saat ditanya bagaimana dengan para siswa sekolah yang membutuhkan adanya sarana tersebut, Madroji mengungkapkan biasanya siswa menumpang ke salah satu mesjid atau pulang dulu ke rumahnya. “Karena jumlah siswa sangat banyak, 146 orang murid, makanya pihak pengelola mesjid juga sempat menyarankan agar pihak sekolah membangun toilet dan WC sendiri,” ujarnya.

Madroji berharap, segera ada bantuan dari pihak manapun guna membangun sarana toilet dan WC tersebut. “Ya kami mohon bantuan pemerintah atau pihak manapun agar bisa membangun sarana tersebut. Karena kasian anak-anak didik.” Tuturnya. Sementara seorang siswi kelas 4 SDN Dago 01, Mutiara mengaku jika ingin buang air kecil atau air besar, selalu pulang kerumahnya. “Capek pak. Tapi gimana, nggak nyaman belajar kalau begitu. Minta dibantu pak bangunannya.” tutur siswi SDN Dago 01 ini dengan nada polos, pungkas, (mul).

Comments




Leave a Reply

Your email address will not be published.


Fatal error: Exception thrown without a stack frame in Unknown on line 0