BPIP RI Gandeng TMP Kabupaten Bogor Populerkan Pancasila

PARUNGPANJANG – bogorOnline.com

Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia (BPIP RI) bersama Dewan Pengurus Cabang Taruna Merah Putih (DPC TMP) Kabupaten Bogor, tanamkan nilai-nilai Ideologi Pancasila kepada anak-anak pelajar serta generasi muda dan masyarakat dengan populerkan Pancasila.

Kegiatan tersebut dipelopori oleh BPIP RI bersama DPC TMP Kabupaten Bogor, dalam rangka pembinaan gali mutiara Pancasila dan tumbuh kebangkan semangat gotong royong. Acara berlangsung di SMK Bina Putra Mandiri (BPM) Desa Parungpanjang Kecamatan Parungpanjang, Jum’at (30/8/19).

Ketua DPC TMP Kabupaten Bogor, Egi Gunadhi Wibawa mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk membumingkan Pancasila di Kabupaten Bogor, menggali Pancasila dan memaknai, serta meningkatkan Pancasila, dengan meningkatkan Pancasila di seluruh lapisan masyarakat.

“Kita mengambil segmennya, mengambil dari pelajar, pemuda, berbagai masyarakat dan pemuka agama, dengan tujuan agar selalu bisa menjaga kebhinekaan, terutama di wilayah Kecamatan Parungpanjang, yang kondisi masyarakat nya semakin heterogen saat ini,” ungkap Egi.

“Kita harus meningkatkan nilai toleransi nilai untuk beribadah, toleransi untuk perbedaan suku agama serta budaya dan sebegainya, guna satu sama lain bisa menerima dan bisa bersatu, jadi tidak gampang dibuat konflik,” imbuhnya.

Sementara, Direktur Hubungan Antara Lembaga dan Kerja Sama Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Elfrida Herawati Siregar mengatakan, kegiatan ini adalah untuk mempopulerkan istilah mutiara pancasila, yang di sinkronkan dengan kearifan lokal dan berlaku baik. Dengan praktek-praktek berlaku baik, bisa dikatakan sebagai bentuk pengamalan Pancasila. 

“Kita ingin di Parungpanjang ini mereka kembali ke kearifan lokal. Sekarang itu kita melihat terlalu banyak melihat ke kiri dan ke kanan, melihat pengaruh-pengaruh dari luar Negeri yang tidak sesuai dengan keluhuhran bangsa kita, keluhuran itu adalah adat istiadat kita, dan itu semua sangat mengandung nilai keluhuran,” cetus Elvrida.

Elfrida menuturkan, adat istiadat kita adalah mengandung nali-nilai kebudayaan yang sifatnya keluhuran, dan pancasila salah satunya diambil dari budaya keluhuran, dan kemudian terfistarisasi menjadi pancasila.

“Kita ingin membumingkan pancasila, dan anak-anak pelajar ini adalah salah satu target emas, karna merekalah yang nanti akan membangun Indonesia, mereka yang akan memimpin di Negeri Indonesia,” tandasnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua MUI Kecamatan Parungpanjang Kiai Adnan, Kapolsek Parungpanjang Kompol Nurahim, Danramil Parungpanjang Kapten Inf Agus, Pjs Kepala Desa Parungpanjang Mahpud Saripudin, tokoh masyarakat, Ketua KNPI Kecamatan Parungpanjang Abdul Hakim, ketua Karang Taruna Kecamatan Parungpanjang Medi Susanto, Danramil Rumpin kapten Inf Hasbulloh mewakili Dandin Kab. Bogor dan seniman Parungpanjang Tb Ule Sulaeman, Aktivis Pinggir kali (RAB) Ridwan Manantik. (Mul)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *