125 Tahun Museum Zoologi Bogor : Kekayaan Biodiversitas sebagai Sumber Kreativitas

CIBINONG – Di ulang tahun MZB yang ke 125 ini LIPI menggelar Wicara yang berjudul “Biodiversitas yang menginspirasi Kreativitas” Pada selasa, 27 Agustus 2019 di Cibinong, Bogor.
Museum Zoologicum Bogoriense (MZB) adalah museum specimen satwa terbesar di Asia Tenggara dengan lebih dari dua juta koleksi specimen satwa yang terdiri dari kelompok ikan, reptile, amfibi, burung, mamalia, cacing, serangga, krustasea, moluska dan invertebrate lain.

Memanfaatkan mahluk hidup sebagai inspirasi untuk kreativitas dan inovasi telah di kenal dalam bidang biomimikri. Telah banyak produk teknologi yang dihasilkan dengan terinspirasi oleh mahluk hidup. “Sebagai contoh, desain kereta cepat Shinkansen seri 500 terinspirasi dari bentuk paruh burung raja udang serta bulu burung hantu untuk mengurangi kebisingan hambatan udara”. Ujar Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Hayati LIPI, Enny Sudarmonowati.

Beliau menjelaskan, sebagai insitusi riset MZB dapat dikatakan sebagai gerbang terdepan dalam pengungkapan keanekaragaman satwa Indonesia beserta potensinya. “Koleksi satwa yang dimiliki MZB, berfungsi sebagai ilmiah dan objek dalam berbagai penelitian keanekaragaman dan potensi satwa Indonesia, selain itu MZB aktif melakukan penelitian mengenai biodiversitas satwa Indonesia. salah satunya yaitu kajian biosistematika dan ekologi fauna,” tambahnya.

Sejarah MZB bermula dari sebuah laboratorium sederhana di Kebun Raya Bogor dengan nama Landbouw Zoologisch Laboratorium yang diinisasi oleh Dr. J.C Koningsberger. MZB ini memiliki fasilitas berstandar Internasional untuk menyimpan specimen ilmiah Widyasatwaloka di kawasan Cibinong Science Certer-Botanical Barden di Cibinong, Jawa Barat. Seluruh kegiatan penelitian dilakukan di Widyasatwaloka, sedangkan gedung museum lama di Kebun raya Bogor menjadi museum pameran dan dibuka untuk umum setiap harinya.

Plt. Kepala Pusat Penelitian Biologi LIPI, Joeni Setijo Rahajoe menjelaskan, sebagai insitusi penelitian, MZB secara rutin melakukan eksplorasi dan penelitian ke berbagai wilayah di Indonesia. Beliau menambahkan bahwa selain kegiatan Gelar Wicara ini akan diselenggarakan pameran karya desain motif batik bernuansa satwa Indonesia yang terancam punah dan pameran temporer “Jelajahi Satwa Nusantara : Perjalanan mengungkap keanekaragaman Satwa Nusantara”

Deputi Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Hayati LIPI, Enny Sudarmonowati menambahkan kewajiban publikasi peneliti tidak hanya publikasi ilmiah, tetapi dengan adanya wahana museum ini itu juga merupakan publikasi karena teman-teman peneliti ini bagaimana yang bisa di pamerkan di museum merupakan lanjutan dari penelitian dia, apa yang bisa diketahui masyarakat luas di buat kedalam bentuk pameran museum ini.

Dalam gelar wicara ini, peserta di ajak langsung melihat ke Museum Zoologicum Bogoriense, disana kita dijelaskan dari mulai bermacam-macam satwa yang dimiliki dan cara penelitiannya.




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *