Kuasa Hukum Warga Terdampak Proyek TSB Siapkan Langkah Hukum

Bogor Timur – bogorOnline.com

Pembangunan Apartemen The Swiss Bell (TSB) di Jalan Pajajaran V, Baranangsiang, Bogor Timur, hingga kini masih menyisakan polemik. Warga terdampak proyek melalui kuasa hukumnya, Gunara meminta agar Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menghentikan pekerjaan fisik hunian vertikal tersebut hingga permasalahan dengan kliennya diselesaikan.

“Pembangunan masih berjalan. Kami berharap supaya pemkot menghentikan dulu pembangunan karena sangat mengganggu klien kami. Bukan berarti sudah toping off, selesai urusan dengan kami karena pembangunan diawali sejak Januari 2019. Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang diterbitkan juga tanpa persetujuan klien kami yang terdampak langsung pembangunan. Ini masih ada kesempatan untuk diselesaikan secara baik-baik,” ujar Gunara, Minggu 22 September 2019.

Menurut Gunara, pihaknya sudah melayangkan surat kepada wali kota pada 21 Agustus 2019 lalu terkait pembangunan apartemen tersebut. Namun sampai saat ini belum ada jawaban terkait dengan langkah-langkah dalam menyikapi aduan warga.

Pihaknya akan mengambil langkah hukum apabila masih juga tak ada tindaklanjutnya. “Kami sedang mempersiapkan langkah hukum untuk menggugat pemerintah apabila sangat tidak respon. Tetapi sebelum itu dilakukan, kami akan coba beraudiensi dengan dewan dalam waktu dekat untuk menyampaikan keluhan warga,” kata dia.

Audiensi dengan DPRD, kata Gunara, sangat penting agar DPRD mengetahui akar persoalannya sebelum memanggil semua pihak untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. “Jadi ketika dewan memanggil pihak-pihak terkait penerbitan izin, mereka sudah tahu akar permasalahannya,” ungkapnya.

Lebih lanjut kata Gunara, apabila nantinya seusai pemanggilan oleh DPRD, pihak terkait termasuk dewan tetap mengabaikan, langkah hukum menjadi pilihan lain untuk ditempuh. “Ada dua poin langkah hukum yang kami siapkan. Pertama, membatalkan IMB karena kami anggap cacat hukum. Kedua, mengajukan gugatan ke pengadilan terkait perbuatan melawan hukum atas proyek tersebut,” paparnya.

Gunara berharap betul sebelum permasalahan tersebut masuk ke ranah hukum, alangkah baiknya apabila semua pihak terkait segera menuntaskan permasalahan tersebut. “Kami tunggu itikad baiknya dari semua pihak,” tukasnya. (HRS)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *