Banggar dan TPAD Finalisasi APBD 2020

Kita Bogor – bogorOnline.com

Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Bogor dan Tim Anggaran Pendapatan Daerah (TAPD) Kota Bogor telah melaksanakan finalisasi Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD 2020 di gedung DPRD Kota Bogor, Senin 25 November 2019. Rapat kerja dipimpin Ketua Banggar Atang Trisnanto. Sedangkan dari TAPD diketuai Ade Sarip Hidayat.

Ade Sarip Hidayat yang juga Sekda Kota Bogor memastikan defisit anggaran yang sempat terjadi pada APBD 2020 saat ini sudah dalam posisi balance atau berimbang antara pendapatan dengan pengeluaran daerah. Banggar dan TAPD juga sudah sepakat APBD 2020 dengan besaran Rp2,39 triliun.

“Banyak hal yang mungkin pertama saya sepakat perlu ada penyempurnaan untuk ke depan berkaitan dengan penyajian kepada Banggar karena teman-teman cukup detil juga, supaya persepsinya sama tentang nilai dan pemanfaatan anggaran tersebut. Kita akan coba perbaiki penyajian TAPD untuk kepentingan pembahasan dengan Banggar,” ungkap Ade.

Kedua, lanjut Ade, beberapa hal lain yang disepakati juga misalnya soal pos anggaran Sekolah Ibu yang kembalikan ke Dinas Pemberdayaan, Masyarakat, Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMPPA).

“Intinya kita sepakat sesuai dengan liding sektor di dinas yang menangani, kalaupun awalnya diusulkan di-breakdown di tingkat kelurahan kerena ada perwali tentang paten bahwa itu memungkinkan, tapi Banggar ada keinginan di DPMPPA,” ucapnya.

Ade melanjutkan, adapun yang menjadi catatan lain dari Banggar, yakni mengenai bantuan sosial program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Legislatif meminta eksekutif agar nanti ada pemetaan yang lebih baik supaya ada pemerataan program RTLH di wilayah Kota Bogor.

Selain dari itu, Ade mengungkapkan, soal pembebasan lahan untuk pembangunan jembatan Otista juga sempat menjadi pembahasan bersama. Ia berharap betul pembangunan fisik dapat dilaksanakan tahun depan. Begitu juga, sambung dia, untuk pembangunan lanjutan Masjid Agung dianggarkan kembali Rp15 miliar.

“Saya ingin kalau besok (APBD) ketuk palu, mestinya semua dinas itu bisa sikap, semangat untuk melakukan tender di bulan Desember melalui lelang Pra DIPA. Supaya pada bulan Januari, kegiatan yang memerlukan waktu panjang bisa dilaksanakan,” tandasnya. (HRS)

Foto : Humpro Setda Kota Bogor




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *