by

Wabup Iwan: Longsor Sukajaya Lemahnya Pengawasan HGU, Tugasnya BPN Kabupaten Bogor

BOGORONLINE.com-BOGOR CIBINONG

Wakil Bupati (Wabup) Bogor Iwan Setiawan mengatakan,persoalan
lemahnya pengawasan terhadap Tanah Hak Guna Usaha (HGU) oleh instansi terkait ranahnya ada pada
Kementerian Agraria Dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kantor Kabupaten Bogor. Apalagi lanjut ia menjelaskan, perpanjangan tanah HGU yang kemarin, menjadi salah satu titik lokasi longsor yang harus jelas peruntukannya.

“Walupun hal di atas domain ada pada BPN. Tetapi kami akan laporkan HGU yang sejauh ini, tidak dikaryakan sebagai mana mestinya,” ujar Iwan saat dihubungi bogorOnline.com Kamis (6/2/20).(rul)

Sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Bogor Burhanudin mengatakan, terkait persoalan diatas tentunya pihaknya ingin para instansi terkait dalam hal pengawasan dan pihak swasta. Bisa melakukan tindakan yang sesuai peruntukannya,terhadap pengelolaan HGU tersebut. Masih ia menambahkan,bila tanah tersebut penggunaannya bagi perkebunan harus difungsikan sebagai mana mestinya. Jangan sampai tidak pas apalagi menyimpang.

“Kerena bisa mengakibatkan terjadinya bencana,” singkat pria yang biasa disapa Burhan saat dihubungi bogorOnline.com Selasa (4/2/20).

Sebelumnya, Jajang Nurjaman Koordinator Investigasi Center for Budget Analysis (CBA) mengatakan, bencana tanah longsor dan banjir yang terjadi pada Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor. Salah satu poin adalah lemahnya pengawasan terhadap pengelolaan Tanah Hak Guna Usaha (HGU) oleh pihak-pihak terkait. Serta ketidak berpihaknya terkait masalah lingkungan, padahal daerah Bumi Tegar Beriman adalah lokasi rawan bencana.

“Sehingga kami mendesak Pemkab Bogor, untuk memperketat pengawasan HGU,” ujarnya saat dihubungi bogorOnline.com belum lama ini.

Jajang menambahkan, Pemerintah Daerah juga harus kerjasama dengan pihak terkait, mulai dari Propinsi dan Pemerintah Pusat untuk memberikan sanksi pihak swasta yang terbukti merusak lingkungan. Misalnya masih ia menjelaskan, mencabut izin usaha, serta memberikan sanksi tegas ke anak buahnya yang lalai dalam mengawasi HGU ini.

“Hingga berdampak bencana longsor yang sampai merenggut korban jiwa,” tambahnya.(rul)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed