by

Abaikan PSBB, Gurandil Balekambang Terancam Pidana

BOGORONLINE.com, JONGGOL – Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) oleh pemerintah, diabaikan pengusaha galian tanah ilegal atau Gurandil Balekambang. Terlihat, puluhan mobil pengangkut material di sepanjang jalan Kampung Balekambang, Desa Balekambang Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor parkir di bahu jalan.

Penumpukan armada di sepanjang jalan itu, sangat bertentangan dengan program pemerintah, memerangi virus mematikan, Corona Virus Disease 2019 (Covid 19). Karena, para sopir dan keneknya tidak memperhatikan lagi social dan physical distance. Atas perbuatan itu, pengusaha berpotensi dijerat pidana kurungan.

“Mereka bergerombol dengan jarak yang tidak sesuai dengan ketentuan. Serta kebanyakan mereka tidak menggunakan alat pelindung diri berupa masker,” kata salah satu warga yang enggan menyebutkan namanya di Balekambang, Sabtu (25/4).

Bahkan penumpukan armada sepanjang jalan menuju lokasi, membuat warga sekitar terganggu aktivitasnya. Namun warga sekitar tidak berani menegur dan melakukan protes atas kejadian itu. “Galian sudah berjalan beberapa hari, warga disini sangat terganggu dengan kegiatan galian ini,” lanjutnya

Informasi yang dihimpun BOGORONLINE.com menyebutkan, masih berlangsungnya kegiatan penambangan karena pihak Polsek Jonggol memberi waktu selama 2 minggu. Terkait hal itu, Kapolsek Jonggol, AKP Agus Hidayat belum memberikan keterangannya.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Bogor, AKP Benny Cahyadi berjanji, akan menindaklanjuti galian ilegal tersebut. “Oke nanti akan kita tindaklanjuti,” singkatnya. (soeft)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed