BOGORONLINE.com – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Bogor Kota memberikan tanda kepada pemudik menggunakan sepeda motor yang melintas di Kota Bogor.
Pemasangan tanda berupa bendera indikator itu dilakukan di Pos Terpadu Ops Ketupat Lodaya 2023 sekitar Terminal Baranangsiang.
Dalam kegiatan itu, sejumlah pengendara motor yang melakukan perjalanan mudik dihentikan sesaat oleh petugas untuk dipasangkan bendera indikator.
Bahkan, Kepala Satlantas Polresta Bogor Kota Kompol Galih Apria memasangkan langsung bendera indikator tersebut di kendaraan para pemudik.
Selain itu, para pemudik juga diberikan himbauan agar selalu berhati-hati dalam perjalanan mudik dengan tetap mengutamakan keselamatan.
Kompol Galih mengatakan, pemberian tanda bendera indikator ini bertujuan untuk mengingatkan pengendara untuk lebih berhati-hati selama dalam perjalanan mudik.
Pemasangan bendera indikator ini terbagi menjadi tiga warna bendera disesuaikan dengan jarak yang ditempuh pemudik ke daerah tujuannya.
Bendera indikator dengan warna merah untuk perjalanan jarak jauh. Bendera indikator kuning untuk jarak sedang, dan bendera indikator hijau untuk jarak dekat.
“Untuk yang jauh antar provinsi kami berikan indikator bendera merah. Lalu jarak sedang dalam satu provinsi kami berikan indikatornya bendera kuning. Sedangkan yang dekat antar kota atau kabupaten kami berikan bendera hijau,” paparnya, Kamis (20/4/2023).
Dikatakan Kompol Galih, sementara ini pemberian bendera indikator tersebut dikhususkan untuk pemudik yang menggunakan sepeda motor dan dilakukan hingga H-1 lebaran.
“Jadi, pada arus mudik tahun ini, kami Satlantas Polresta Bogor Kota memberikan bendera indikator kepada pemudik yang menggunakan kendaraan roda dua,” ujarnya.
Ia juga mengimbau kepada pemudik untuk lebih berhati-hati selama dalam perjalanan mudiknya, terlebih mereka yang menggunakan sepeda motor.
“Ingat kendaraan roda dua tidak diciptakan untuk jarak jauh, sehingga setiap 3 atau 4 jam sekali istirahat, apalagi saat berpuasa konsentrasinya bisa berkurang saat berkendara,” terangnya.
“Harapan kami setelah pemberian bendera indikator ini pengendara bisa lebih berhati hati. Ingat keluarga sehingga pulang kampung dan kembali ke rumah bisa dengan selamat,” kata Kompol Galih memungkas.
Kegiatan itu dirangkaikan dengan pembagian makanan buka puasa gratis kepada masyarakat terminal Baranangsiang. (Hrs)





