by

Kadisnakertrans Lebih Baik Mundur

BOGORONLINE.com – CIBINONG Terkait jumlah pengangguran yang mencapai ribuan akibat terdampak COVID-19 (Coronavirus disease 2019) di Bumi Tegar Beriman. Keluarga Masyarakat Peduli Bogor (KMPB) Robbi Faisal mengatakan, seharusnya Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Bogor bertugas meringankan pekerjaan Bupati dan Wakil nya, bukan malah membebani pemimpinnya. Jika kondisi seperti itu lebih baik pejabat tersebut pecat saja dan harus mengundurkan diri.

“Mereka digaji besar bukan untuk berleha-leha. Jangan bekerja hanya menunggu laporan, itu tidak benar,” tagasnya saat dihubungi Wartawan Kamis (21/1/21).

Robbi menambahkan, harus diketahui dengan banyaknya Pemutusan hubungan kerja (PHK) berarti ada angka pemasukan daerah yang hilang. Sebab para buruh membayar pajak penghasilan, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) jadi tidak terbayar.

“Maka jangan menyepelekan dengan adanya PHK karena banyak kerugian yang diterima oleh Pemerintah baik pusat atau daerah,” tambahnya.

Sebelumnya, Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Industrial dan Syarat Kerja Disnakertrans Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Bogor, Budi Mulyawan mengatakan, memang terhitung sejak Februari 2020 wabah Corona melanda sampai saat ini sudah sekitar sebelas ribu orang (11.000) ngagur yang terbagi menjadi dua ketagori. Mulai dari korban Pemutusan hubungan kerja (PHK) sampai di rumahkan yang tersebar di seluruh wilayah kabupaten.

“Mulai dari Bogor Timur, Selatan, Utara dan Barat,” ujarnya saat ditemui bogorOnline.com di kantornya Rabu (20/1/21).

Sambung Iif Rifanudin Kepala Seksi (Kasie) Penyelesaian Perselisihan Perusahaan Disnakertrans menambahkan, dengan adanya persoalan diatas pihak hanya memberikan surat himbauan kapada perusahaan yang ada. Agar tidak melakukan pemutusan kerja terhadap para pekarja disaat Corana sedang melanda.

“Itu saja yang kami lakukan dari awal Virus datang sampai sekarang,” tambahnya. (rul)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *