Bogor Bakal Bebas Angkot

CIBINONG- Gerah dengan menjamurnya angkutan online, 5.000 angkutan kota (angkot) di Kabupaten Bogor berencana menggelar aksi mogok pada Senin 20 Maret 2017 mendatang.

Itu merupakan bentuk protes para supir angkot atas kian banyaknya angkutan online di Bumi Tegar Beriman yang berujung menyusutnya pendapatan mereka.

Sekretaris DPC Organda Kabupaten Bogor, Muhamad Yusuf mengaku kecewa terhadap sikap Pemerintah Kabupaten Bogor yang lamban merespon keluhan para supir angkot.

Sehingga, banyak angkutan online yang beroperasi tanpa adanya pengendalian khusus dari pemerintah daerah (pemda).

Akibatnya, kata dia, muncul gejolak di tingkat bawah yang mendesak pihaknya melakukan aksi mogok massal pada 20 Maret. “Sulit dibendung. Apalagi dengan kondisi makin berkurangnya penghasilan,” kata dia, Jumat (17/3).

“Kami sudah rapat dengan pengurus jalur. Februari lalu, kami sudah membicarakan ini ke Polres Bogor dan DLLAJ. Harapannya, bisa ditindaklanjuti dalam forum Bakorlantas. Tapi sampai sekarang tidak ada respons,” tambahnya.

Informasi yang dihimpun, sekitar 42 trayek yang ada di Kabupaten Bogor, tercatat mencapai 5.000 unit kendaraan ini dari seluruh pelosok Kabupaten Bogor akan mogol beroperasi.

“Bisa sampai 5.000an. Pemerintah tidak bisa menyalahkan kami dengan aksi mogok nanti. Karena kami sudah menempuh prosedur yang benar,” tukasnya. (cex)

Comments




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Fatal error: Exception thrown without a stack frame in Unknown on line 0