by

Rawan Kecurangan di KPU Kabupaten Bogor, LSM Pemburu Koruptor Ikut Mengawasi

CIBINONG – Ketua LSM Gerakan Pemburu Koruptor (GEMPUR), Kabupaten Bogor mengingatkan KPU Kabupaten Bogor untuk tidak bermain-main dengan data rekapitulasi Pemilu, baik pilpres maupun pileg. Ketua LSM Gempur Kabupaten Bogor, Nurcholis Fadil mengatakan, pihaknya ikut mengawasi tahapan pemilu, terutama dalam penghitungan suara dari tingkat bawah sampai diputuskan secara resmi di tingkat Kabupaten.

“Kami mengingatkan agar para penyelenggara, KPU, Bawaslu maupun peserta Pemilu jangan mempermainkan suara rakyat,” ujarnya.

Fadil mengatakan, pihaknya tidak akan segan untuk melaporkan jika menemukan adanya indikasi korupsi dalam tahapan Pemilu. “Karena rakyat ingin Pemilu berlangsung jujur dan adil, tidak ada kecurangan, tidak ada korupsi,” katanya.

Jika tahapan pemilu terjadi korupsi, kata Fadil, hampir bisa dipastikan wakil rakyat yang meraih kursi dengan menyogok penyelenggara atau membeli suara akan menjadi koruptor. Mereka, lanjutnya, pasti akan berorientasi untuk mengembalikan uang yang sudah mereka keluarkan. “Pemilu menjadi momentum bagi kita untuk menghasilkan pemimpin dan wakil kita yang baik, tidak korupsi,” tegasnya.

Selain itu, kata Fadil, jika penyelenggara KPU di tingkat Kabupaten Bogor bermain curang, tentu akan menciderai pengorbanan para penyelenggara di tingkat KPPS yang sampai hari ini sudah ratusan orang meninggal dunia dan ribuan lainnya harus dirawat karena sakit. “Jangan ciderai perjuangan dan pengorbanan mereka para pahlawan demokrasi yang gugur akibat proses yang melelahkan ini,” tandasnya.

Sementara itu, sampai hari ini, KPU Kabupaten Bogor masih melakukan rekapitulasi suara yang sudah diplenokan di tingkat Kecamatan. Belum banyak bisa diakses oleh media. Petugas KPU yang memakai kaos berwarna abu-abu kombinasi orange, bersama rekannya berbaju hitam, nampak asyik memerhatikan laptop di bagian operator dan enggan memberikan keterangan kepada media, saat ditanya hasil dari Pleno tingkat kecamatan mana saja yang sudah dihitung oleh KPU saat ini.

“Saya tidak bisa memberikan informasi atas hal di atas karena belum selesai semua,” kilahnya (*)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed