PGH PARUNGPANJANG




Kota Bogor Sabet Piala Lomba Pangan Lokal B2SA

Kota Bogor – bogorOnline.com

Kota Bogor berhasil menyabet dua thropy sebagai juara harapan ke 2 dalam Festival Pangan Lokal B2SA Tingkat Nasional 2019. Acara yang bertepatan dengan peringatan Hari Pangan Sedunia itu berlangsung di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara pada Sabtu, 2 November 2019.

Kota Bogor sendiri mengikuti dua kategori lomba. Pertama, lomba cipta menu Beragam Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) oleh TP PKK Kota Bogor diwakili Kelurahan Pabaton. Sedangkan kedua, pengolahan pangan lokal yang diwakili oleh UKM Jaklin Production dari Kelurahan Katulampa.

Pelaksana tugas Kepala Kantor Pangan Kota Bogor, Gozali didampingi Kepala Bidang Konsumsi Pangan, Hilman menyampaikan, Kota Bogor sebelumnya telah mengikuti lomba yang sama di tingkat Jawa Barat pada Juli 2019 kemarin. Kota Bogor kemudian terpilih untuk mewakili Jawa Barat di tingkat nasional yang berlangsung di Kendari.

“Festival ini diikuti perwakilan dari 33 provinsi di Indonesia. Alhamdulillah, Kota Bogor dapat meraih juara harapan ke 2 tingkat nasional baik untuk kategori lomba cipta menu B2SA maupun pengolahan pangan lokal,” kata Hilman, Senin 4 November 2019.

Untuk kategori lomba cipta menu B2SA disajikan empat menu makanan, yaitu olahan dengan bahan singkong yang disebut Sicinta (singkong cinta). Karboja (kari bola-bola jantung pisang) dan Tahu Ceria serta tongkol gulung daun singkong. Sementara untuk kategori pengolahan pangan lokal adalah brownies mocaf berbahan singkong.

“Jadi menu untuk makan siang yang disajikan ini berbahan dari singkong. Karena dalam lomba tidak boleh dari beras dengan segala keturunnya, seperti tepung dan lainnya. Untuk pengganti nasi kita digunakan talas dan kandungan-kadungan setiap bahan juga dihitung untuk penilaian,” ungkapnya.

Ia menambahkan, dalam festival tersebut peserta PKK dan UKM Kota Bogor selain memboyong dua thropy juga mendapatkan sejumlah uang tunai. Intinya, pihak kantor Ketahanan Pangan ingin mendorong masyarakat juga untuk mengkonsumsi bahan pangan lainnya pengganti makanan pokok yang selama ini dikonsumsinya.

“Iya, kita ingin bagaimana seperti bahan singkong tidak hanya diolah dengan digoreng dan direbus saja, tetapi diversifikasi dengan penganan yang lain, menjadi brownies misalnya atau lainnya,” tukasnya.

Untuk diketahui, pemenang festival Pangan Lokal B2SA Tingkat Nasional untuk juara ke 1 diraih TP PKK Sumatera Utara, juara ke 2 TP PKK Banten dan juara ke 3 TP PKK Kalimantan Tengah. Sedangkan juara harapan ke 1 diraih TP PKK Kalimantan Utara, juara harapan ke 2 TP PKK Kota Bogor, Jawa Barat dan juara harapan ke 3 TP PKK Kalimantan Barat. (HRS)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *